06 Juni 2008

Wapres Tanam Pohon Beringin

Liputan6.com, Padang: Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, Wakil Presiden Jusuf Kalla menanam pohon beringin di Pantai Purus, Padang, Sumatra Barat, Kamis (5/6). Penanaman pohon ini ditujukan untuk mendukung program pemerintah mencapai target satu juta pohon pada tahun 2008.

Penanaman pohon ini juga sebagai awal penghijauan yang dilakukan kader Partai Golkar di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Rencananya, ditargetkan 1.000 pohon akan ditanam di daerah ini.

Dalam kesempatan ini, Wapres memuji hutan Sumbar yang dinilai masih asri. Ini dikarnakan hukum adat yang berlaku di Minangkabau mengakui hak tanah ulayat sehingga tidak sembarangan pohon bisa ditebang.

Hari Lingkungan se-Dunia yang jatuh kemarin diperingati sebuah koperasi nelayan di Barelang, Batam, dengan melakukan kegiatan penanaman pohon bakau di Pulau Lengkana, Kelurahan Tangjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. Pulau yang terletak berhadapan dengan negara Singapura tersebut sekarang kondisi pantainya sangat memprihatinkan akibat abrasi laut. Jika keadaan ini dibiarkan maka sepuluh tahun yang akan datang Pulau Lengkana akan hilang.

Sekelompok aktivis lingkungan hidup di Solo, Jawa Tengah, menggelar atraksi seni di Jalan Slamet Riyadi. Mereka prihatin dengan berbagai kerusakan alam di dunia belakangan ini. Atraksi yang menceritakan berbagai ketidakpedulian manusia terhadap lingkungan tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan terkait berbagai kerusakan alam.

Di Jambi, aktivis lingkungan hidup menggelar demonstrasi dengan bertelanjang dada ke kantor Kejaksaan Tinggi dan Dinas Perkebunan setempat. Mereka menuding kedua lembaga ini sebagai biang kerusakan hutan dan lingkungan di Jambi.

Pasalnya, laporan tindakan kerusakan hutan dan lahan yang dilakukan Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi, dan sebuah perusahaan perkebunan sawit yang dilaporkan Walhi Jambi sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya. Namun, setelah dijanjikan akan dipertemukan dengan Kajati Jambi di lain waktu, para pengunjuk rasa melanjutkan aksinya ke Dinas Perkebunan Jambi.

Sementara itu, puluhan mahasiswa Cirebon, Jawa Barat, yang tergabung dalam Silaturahmi Pencinta Alam menggelar aksi demonstrasi damai. Mereka mengajak semua warga masyarakat untuk mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak sembarangan membuang sampah. Di kompleks kantor Wali Kota puluhan mahasiswa dengan cepat melakukan aksi simpatik memungut sampah serta membuangnya di tempat yang telah disiapkan.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)