Konversi lahan juga menjadi penyebab penyusutan hutan bakau di Provinsi Jambi sebesar 6 persen atau 64.498 hektar.
Senior Staff Wetlands International Indonesia Program Iwan Tri Cahyo Wibisono mengatakan, fungsi hutan bakau adalah melindungi daratan dari kemungkinan bencana, seperti tsunami atau air laut pasang. Sayangnya, hampir seluruh hutan bakau di Jambi telah dijadikan tambak.
"Hutan bakau di Jambi kini tinggal 251 hektar," ujarnya dalam seminar nasional "Penyelamatan Potensi Sumber Daya Lahan Basah Pesisir Pantai Timur Jambi", Selasa di Jambi.
Kerusakan juga terjadi di kawasan gambut. Kerusakan besar- besaran terjadi tahun 1997, seluas 25.000 hektar di Taman Nasional Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Hal itu akibat kebakaran lahan serta pembukaan kanal untuk lahan kelapa sawit. (HLN/ITA)
Sumber: Kompas